3 Langkah Bijak Menerapkan Gaya Hidup Sederhana Bagi Millenial

  • Whatsapp
Foto by @fansnikitamirzani76

Di tengah modernitas saat ini, gaya hidup sederhana mulai menjadi tren di kalangan anak muda. Hidup di era penuh dengan digitalisasi membuat kaum milenial memiliki banyak godaan. Bagaimana tidak? Segala macam hal bisa didapatkan dengan mudah di dalam genggaman tangan, yaitu melalui smartphone. Mau makan, belanja barang-barang mulai dari kebutuhan pokok hingga peralatan kecantikan tinggal pesan melalui aplikasi di handphone. Hal ini diumpamakan sebagai dua mata pedang yang dapat membahayakan atau menjadi nilai positif.

Baca Juga: Gaya Fashion Korea Paling Hits dan Fenomenal Yang Perlu Kamu Coba

Read More

Kemudahan akses akan menguntungkan bagi kaum milenial yang memang dikenal mempunyai etos kerja yang tinggi. Namun, bila anak muda tidak memiliki kontrol terhadap dirinya sendiri, bisa-bisa akan membuatnya terjatuh ke lembah kehancuran. Misalnya tak mampu mengendalikan hasrat berbelanja online sehingga akan membuatnya boros dan tak mampu mengendalikan pengeluarannya. Contoh selanjutnya adalah terlalu eksis di sosial media hanya untuk sekedar pamer apa yang sedang terjadi. Kaum milenial bisa menerapkan langkah berikut ini agar dapat menjalani hidup yang sederhana.

Bersyukurlah Dan Berhenti Membandingkan Hidup Anda Dengan Orang Lain
Terkadang, rasa gelisah yang kita rasakan adalah buah dari kurangnya bersyukur atas kehidupan yang kita jalani. Sosial media memiliki peranan cukup penting di sini. Seringnya melihat potret hidup orang-orang mulai dari teman kantor, teman semasa kuliah hingga saudara membuat kita merasa tak bersyukur. Akan timbul pikiran untuk membandingkan hidupmu dengan mereka. Akibatnya, Anda akan berusaha lebih aktif di sosial media dengan cara misalnya pamer outfit hari ini dengan membeli setelan baju mahal. Padahal baju-baju Anda yang lama masih bagus dan layak pakai.

Bisa juga Anda melihat teman-teman di sosial media yang sering hang out di kafe. Anda pun akhirnya berbuat hal yang sama agar terlihat “bahagia” di sosial media. Padahal, budget untuk nongkrong cantik tadi bisa Anda tabung untuk keperluan lain nantinya. Esensi dari bersyukur adalah agar kehidupan yang kita dapat menjalani hidup yang tenang. Bersyukur juga pada dasarnya himbauan langsung dari Tuhan kepada umatNya.
Cobalah sekali-kali berkunjung ke panti asuhan, panti jompo, atau ke tempat hunian yang tak layak (kolong jembatan atau rumah di sekitar tempat pembuangan sampah) atau rumah sakit. Anda akan merasa bersyukur bahwa saat ini masih dikaruniai tubuh yang sehat, masih bisa makan enak, masih punya tempat bernaung yang nyaman dan lain-lain.

Bijaklah Saat Mengatur Finansial
Gaya hidup sederhana identik dengan hemat dan hanya membelanjakan uang seperlunya saja. Bagi pegawai kantoran, ketika awal bulan gajian, buatlah rencana keuangan. Anda bisa membuat buku khusus anggaran berupa tabel atau list pengeluaran. Misalnya pos-pos budget untuk transportasi, membeli kebutuhan pribadi, uang makan, uang untuk bayar listrik dan air, buat bayar kost atau kontrakan, dan lain-lain. Jika mau lebih praktis, Anda bisa mengunduh dan menginstal aplikasi rencana keuangan yang banyak tersedia di PlayStore atau AppStore.
Jika Anda ingin berbelanja kebutuhan pokok di supermarket, sebelum berangkat, buatlah catatan apa yang harus dibeli. Hal itu akan meminimalisir barang yang lupa terbeli dan agar tidak perlu berlama-lama di supermarket yang bisa menyebabkan Anda membeli barang yang sebenarnya tak dibutuhkan. Jika ingin lebih berhemat, Anda bisa berburu diskon barang saat akhir pekan yang biasanya diadakan oleh supermarket. Anda bisa menjumpai informasi promo barang setiap akhir pekan ini dari official sosial media supermarket tersebut.

Hidup Sederhana Bukan Berarti Miskin
Seringnya orang mengira bahwa hidup sederhana hanya berlaku bagi orang yang lemah secara finansial, seperti fakir miskin, pengemis, orang yang sedang dilanda kebangkrutan bahkan orang yang hidup di desa terpencil. Mindset seperti ini yang harus diubah karena dapat memunculkan kesenjangan sosial yang tak sehat di masyarakat. Hidup sederhana lebih ke arah membelanjakan pendapatan secara efisien dan langsung ke kebutuhan pokok.
Penerapan gaya hidup sederhana tidak dapat berjalan jika Anda tak sanggup menahan diri dari gengsi. Anda harus bisa membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Anda juga harus bisa menekan taraf hidup menjadi biasa-biasa saja. Seperti misalnya, gaji Anda sudah belasan juta. Daripada beli mobil secara kredit, lebih baik menabung beberapa bulan untuk membeli sepeda motor secara tunai.

Related posts