Jenis Jerawat di Dalam Kulit yang Sering Muncul

  • Whatsapp
Jenis Jerawat di Dalam Kulit

Jenis jerawat di dalam kulit—Saat kondisi wajah bersih bebas jerawat kita akan merasa lebih tenang dan percaya diri. Berbeda lagi saat jerawat tumbuh begitu banyak di wajah, dengan ukuran besar maupun dengan ukuran yang kecil. Jenis jerawat yang ada di dalam kulit  bervariasi, yang berarti penyebabnya pun bervariasi. Dengan demikian, cara untuk mengatasinya juga bervariasi. Dari sekian banyak jenis jerawat yang ada, berikut beberapa jenis jerawat yang cukup banyak dijumpai dan cara praktis untuk mengatasinya.

Baca Juga: Memilih Skincare Untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak

Read More

  1. Pustula

Kalian tentu sering melihat jerawat dengan ukuran yang besar, berupa benjolan dan lunak saat di sentuh. Jerawat ini disebut dengan pustuladimana bagian dasarnya berwarna merah, puncaknya putih karena nanah yang tempatnya seolah mengambang.

Kenapa pustula muncul? Ini disebabkan oleh bakteri yang menyumbatnya. Bakteri yang dilawan oleh sel imun itu kemudian membentuk nanah. Dalam kata lain, jenis jerawat ini juga disebut dengan jerawat inflamasi. Jika dibandingkan dengan whitehead (jerawat putih) atau blackhead (jerawat hitam), ukuran pustula jauh lebih besar.

  1. Nodul

Ini adalah salah satu jenis jerawat yang berpotensi menyebabkan rasa sakit. Dari segi tampilannya cukup besar, namun berbeda dengan papula karena tidak memiliki puncak warna putih, ukurannya pun lebih besar dan lebih dalam. Awal mulanya adalah, terdapat pori-pori yang tersumbat, lalu mengalami infeksi bakteri. Infeksi karena bakteri bukan tidak mungkin akan masuk ke lapisan yang lebih dalam sehingga jaringan dan sel yang ada di bawah kulit pun mati. Setelah mengempis, biasanya jenis jerawat ini akan memunculkan bekas jerawat dengan warna yang gelap.

  1. Papula

Jenis jerawat di dalam kulit muncul di bawah permukaan kulit yang dapat diraba dengan jelas dan menimbulkan rasa nyeri. Di sekitar tonjolan tampak bengkak dan berwarna kemerahan. Masuk dalam jenis jerawat inflamasi atau peradangan. Disebut jerawat peradangan karena kemunculan papula disebabkan oleh blackhead atau whitehead yang dibiarkan dalam waktu yang lama dan akhirnya mengalami iritasi.

  1. Jerawat kistik

Proses pembentukannya terjadi di area kulit yang lebih dalam. Terjadi karena adanya penyumbatan pori dan infeksi bakteri yang terjadi bersamaan. Saat disentuh terasa sakit dengan bentuk teksturnya yang besar, lunak dan bernanah. Jika tidak segera ditangani, peradangan baru akan muncul yang diikuti dengan pecahnya pori-pori sehingga peradangan menyebar ke bagian kulit yang lebih dalam lagi. Bukan tidak mungkin, peradangan akan mengalami perluasan dan menyebar dengan cepat ke seluruh wajah.

Hindari jerawat di atas dengan rajin melakukan pencegahan, seperti cuci muka dengan air hangat-hangat kuku, pakailah sabun pembersih dengan kadar yang ringan dua kali sehari. Hindari stres, konsumsi makanan yang sehat, perbanyak konsumsi air putih dan gunakan macam-macam make up yang sesuai dengan jenis wajah. Semoga bermanfaat dan goodbye jerawat.

Related posts